Orang tua berkewajiban untuk menjaga nutrisi pada anak. Bila perlu konsultasi ke dokter supaya kalau ada penyakit bisa diobati sampai baik sehingga imunnya baik. Khususnya, untuk anak anak yang lebih kecil, seperti murid sekolah dasar yang belum divaksin.

Dokter spesialis anak, dr. Michael Andhika K. M.Biomed, SpA dalam Instagram GoodDoctor menyatakan, ada dua hal yang harus diperhatikan seputar nutrisi, yaitu asupan makro dan asupan mikro. Asupan makro berasal dari karbohidrat, protein, dan lemak, sedangkan asupan mikro adalah vitamin dan mineral. “Dalam pemenuhan nutrisi pada anak, yang terpenting adalah jumlah kalorinya, yaitu 100 kalori per kg (berat badan anak) per hari. Jangan hanya fokus konsumsi protein," kata dia.

Pastikan nutrisi lainnya juga terpenuhi termasuk kalorinya, agar seimbang. Selain memenuhi asupan makronutrien, perhatikan pula asupan mikronutrien untuk anak. Pakar kesehatan lainnya setuju jika nutrisi seimbang sangat mendukung imunitas tubuh. Mengutip buku Food Love Family: A Practical Guide to Child Nutrition, orangtua disarankan memberi variasi buah dan sayuran sebanyak mungkin.

Seng dan vitamin B, C, dan A adalah beberapa mikronutrien yang bisa membantu sel sel kekebalan untuk melawan infeksi. Seng bisa didapatkan dari makanan, seperti tiram, daging merah, unggas, kacang kacangan dan makanan laut. Sedangkan vitamin A bisa ditemukan melalui makanan, seperti ikan salmon, jeroan, sayuran berdaun hijau dan produk susu. Hampir semua kelompok makanan mengandung vitamin B dalam tingkat yang bervariasi.

Sedangkan buah jeruk, brokoli, stroberi, dan tomat bisa memberi asupan vitamin C yang tinggi. Jadi, sediakanlah makanan yang lebih sehat, seperti buah buahan untuk camilan Si Kecil dan pastikan ada sayuran dalam menu makan malam mereka. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.